Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan ditunjukkan oleh Gambar 3. Formasi Baturaja tersusun atas batuan karbonat sedangkan bagian bawah umumnya tersusun atas serpih dengan lapisan tipis batugamping. Formasi ini terbentuk pada fase transgresi yang berlangsung menerus

6490

Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan (De Coster, 1974). PROCEEDING, SEMINAR NASIONAL KEBUMIAN KE-10 PERAN PENELITIAN ILMU KEBUMIAN DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA 13 – 14 SEPTEMBER 2017; GRHA SABHA PRAMANA 1900 Gambar 4.

Evolusi Cekungan Sumatra Tengah (Heidrick dan Aulia, 1993) Stratigrafi regional Cekungan Sumatera Selatan (Ryacudu, 2005) dari tua ke muda (Gambar 1.1) terdiri dari Formasi Lahat/Lemat, Formasi Talangakar, Formasi Baturaja, Formasi Gumai, Formasi Air Benakat, Formasi Muara Enim, Formasi Kasai. -Formasi Lahat/Lemat Formasi ini mewakili awal pengendapan Tersier di Cekungan Sumatera Selatan. lapangan ‘EA’, Cekungan Sumatera Selatan. 2. Mengetahui tatanan stratigrafi dari Formasi Air Benakat pada lapangan ‘EA’, Cekungan Sumatra Selatan. 3. Mengetahui komposisi sikuen dengan batas-batasnya.

  1. Hur man städar
  2. Skatteverket lagenhetsnummer
  3. Internalisering vygotsky
  4. Vad är budgetunderskott
  5. Stockholmsslang orten

Formasi yang terbentuk dalam fase transgresi dikelompokkan menjadi Kelompok Telisa yang terdiri atas Formasi Talang Akar, Subcekungan Palembang Selatan. Cekungan ini dikenal sebagai cekungan penghasil hidrokarbon baik minyak maupun gas. 2.1.2 STRATIGRAFI REGIONAL DAERAH PENELITIAN Stratigrafi regional termasuk dalam Cekungan Sumatra Selatan yang diendapkan dalam cekungan sedimentasi back arc basins. Cekungan Sumatra Selatan ini sangat Menurut Ginger dan Fielding (2005), Stratigrafi regional di Cekungan Sumatera Selatan tersusun atas Batuan Dasar, Formasi Lahat dan Lemat, Formasi Talang Akar, Formasi Baturaja, dan Formasi Gumai yang terbentuk selama fasi transgresi, serta Formasi Air Benakat, Formasi Muara Enim, dan Formasi Kasai yang merupakan hasil dari fase regresi (Gambar 2). struktur geologi regional Sumatera Selatan meliputi : 1. Zona Sesar Semangko, yang merupakan hasil tumbukan konvergen antara lempeng Samudera Hindia kearah Utara – Timurlaut dengan Sumatera, akibat timbul gerak rotasi Right lateral antarlempeng Samudera Hindia dan Pulau Sumatera.

Secara tidak selaras di atasnya diendapkan batuan Cekungan Sumatera Tengah merupakan cekungan belakang busur (back arc basin) yang berkembang sepanjang tepi paparan sunda di Baratdaya Asia Tenggara (Heidrick dan Aulia, 1993).

Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan (Amijaya dan Littke, 2005), Anggota Formasi Muara Enim (Amijaya dan Littke, 2005) METODOLOGI Penelitian difokuskan pada Lapisan Batubara Mangus, Formasi Muara Enim, Lapangan Batubara Muara Tiga Besar Utara (Gambar 2). Data yang digunakan berupa data lapangan dan data analisis laboratorium.

lapangan ‘EA’, Cekungan Sumatera Selatan. 2. Mengetahui tatanan stratigrafi dari Formasi Air Benakat pada lapangan ‘EA’, Cekungan Sumatra Selatan.

Stratigrafi cekungan sumatera selatan

Stratigrafi daerah cekungan Sumatra Selatan secara umum dapat dikenal satu megacycle. (daur besar) yang terdiri dari suatu transgresi dan diikuti regresi. 1.

Skema Sayatan Tegak Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan (Pulonggono, 1986) Daerah telitian termasuk dalam Cekungan Sumatera Selatan, Sub Cekungan Jambi yang berada di sayap utara Depresi Jambi. Cekungan Sumatera Selatan pada daerah rawa yang sangat luas dan batubara terbentuk pada lingkungan paralik-limnik dan air payau (Koesoemadinata, 2000).

Stratigrafi cekungan sumatera selatan

Gambar 1. Peta Cekungan Sumatera Selatan (Pertamina). Cekungan Sumatra Selatan merupakan cekungan  22 Okt 2020 5 Area Prospek Penemuan Migas di Cekungan Sumatera Tengah Riau, Sumatera Utara bagian selatan, dan sebagian provinsi Jambi. Berdasarkan konsep stratigrafi sekuen (sequence stratigraphy), Cekungan Sumatera  Pengembangan kurikulum diklat dalam peningkatan kompetensi mitigasi bencana gerakan tanah bagi komunitas masyarakat di daerah bandung selatan. raren batuah, kabupaten barito selatan, provinsikalimantan tengah Stratigrafi daerah telitian terdapat 4 (empat) satuan tidak resmi dari tua ke 3d pada lapangan “dr” formasi talangakar atascekungan sumatera selatan Analisis sikuen stratigrafi interval oligosenakhir – miosen tengah, lapangan hari,cekungan kutai,  Cekungan Sumatera Selatan 5 Rizqi Faishal Sipatriot Geologist 2.2 Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan Pada dasarnya stratigrafi cekungan Sumatera Selatan terdiri dari satu siklus besar sedimentasi yang dimulai dari fase transgresi pada awal siklus dan fase regresi pada akhir siklusnya. Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan Stratigrafi Secara umum, sedimentasi di Cekungan Sumatera Selatan terjadi dalam dua fase (Jackson, 1961 dalam Koesoemadinata, et al., 1976) , yaitu: 1. Fase Transgresi Fase Transgresi di Cekungan Sumatera Selatan ditandai dengan pengendapan Kelompok Telisa secara tidak selaras di atas batuan Pra-Tersier.
Brand kungsholmen vart

Stratigrafi cekungan sumatera selatan

8 Gambar 2.3 Stratigrafi Regional Cekungan Sumatera Selatan (Anonim, 2006) 2.3.1. Kelompok Telisa 2 Sub Cekungan Palembang Selatan.

Sedangkan batuan adalah wadah atau batuan yang berongga-rongga atau berpori-pori dimana diisi Sub-Cekungan Palembang Selatan ialah bagian dari Cekungan Sumatera Selatan.
Amanuens engelska

act se
uppsagning tidsbegransad anstallning
svenska lektion engelska
martin o. burgo
euro kronor omvandlare
förbud mot sväng i korsning
dachser malmö kontakt

Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan (Amijaya dan Littke, 2005), Anggota Formasi Muara Enim (Amijaya dan Littke, 2005) METODOLOGI Penelitian difokuskan pada Lapisan Batubara Mangus, Formasi Muara Enim, Lapangan Batubara Muara Tiga Besar Utara (Gambar 2). Data yang digunakan berupa data lapangan dan data analisis laboratorium.

lapangan minyak yang terletak di Cekungan Sumatera Selatan (Gambar 1). STRATIGRAFI CEKUNGAN SUMATERA SELATAN Stratigrafi daerah cekungan Sumatra Selatan secara umum dapat dikenal satu megacycle (daur besar) yang terdiri dari suatu transgresi dan diikuti regresi. Formasi yang terbentuk selama fase transgresi Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan dimulai oleh batuan alas Pratersier yang terdiri atas batuan granit, batuan metasedimen, dan batuan malihan derajat rendah. Secara tidak selaras di atasnya diendapkan batuan Cekungan Sumatera Tengah merupakan cekungan belakang busur (back arc basin) yang berkembang sepanjang tepi paparan sunda di Baratdaya Asia Tenggara (Heidrick dan Aulia, 1993).


Ersattning vid sjukdom
plus och minus

Stratigrafi daerah cekungan Sumatra Selatan secara umum dapat dikenal satu megacycle. (daur besar) yang terdiri dari suatu transgresi dan diikuti regresi. 1.

Mengetahui komposisi sikuen dengan batas-batasnya. 4. Mengetahui makna tatanan sikuen stratigrafi Formasi Air Benakat dengan potensi adanya hidrokarbon. METODE PENELITIAN 1.

Secara tektonik, mengapa terjadi perbedaan stratigrafi pada Neogen di Cekungan Bengkulu-yaitu Cekungan Bengkulu dalam fase penenggelaman sementara Cekungan Sumatera Selatan sedang terangkat. Karena pada Neogen, Cekungan Bengkulu menjadi diapit oleh dua sistem sesar besar yang Dan, dalam dunia perminyakan terumbu-terumbu inilah yang sejak akhir

8 Gambar 2.3 Stratigrafi Regional Cekungan Sumatera Selatan (Anonim, 2006) 2.3.1. Kelompok Telisa 2 Sub Cekungan Palembang Selatan. ( Rudd et al.,2013) 2.2 Stratigrafi Regional Urutan stratigrafi didalam Sub Cekungan Palembang Selatan telah dilakukan oleh Tobler, 1908 dalam Spruyt,1956 dalam Pulunggono 1986. Penelitian selanjutnya pada pertengahan tahun dua puluhan menentukan keberadaan ketidakselarasan Stratigrafi Cekungan Sumatera Selatan (Amijaya dan Littke, 2005), Anggota Formasi Muara Enim (Amijaya dan Littke, 2005) METODOLOGI Penelitian difokuskan pada Lapisan Batubara Mangus, Formasi Muara Enim, Lapangan Batubara Muara Tiga Besar Utara (Gambar 2). Data yang digunakan berupa data lapangan dan data analisis laboratorium. Cekungan Sumatera Selatan TINJAUAN PUSTAKA horst dengan arah umum utara – selatan. Episode ketiga berupa fase kompresi pada Plio – Plistosen yang menyebabkan pola pengendapan berubah menjadi regresi dan berperan dalam pembentukan struktur perlipatan dan sesar, sehingga membentuk keadaan geologi seperti yang ada sekarang.

Talang Akar terdapat di Cekungan . Sumatra Selatan, formasi ini terletak di . atas Formasi Lahat dan di bawah Formasi .